Selasa, 31 Januari 2012

Uang Saku Putriku

Assalamualaikum WrWb,

Ustad saya ingin sharing cerita seputar sedekah nih... saya, istri dan 2 putri saya saat ini berdomisili di Kuwait (Timur Tengah).

Alhamdulillah kami diberi kepercayaan oleh Allah dititipi putri dengan Kebutuhan Khusus (Down Syndrome) sebagai anak pertama sedangkan putri kedua kami umurnya 6 tahun sekarang kelas 1 SD. Nah... cerita ini lebih kepada putri kami yang kedua ini - namanya Areta.

Kira-kira minggu lalu dia diberi uang sisa beli buku oleh bundanya sebesar 1/2 dinar, lalu saya bilang "...coba kamu sedekahin deh, nanti pasti allah ganti lebih dari itu...", lalu dia tanya "... sedekah itu apa Dad?", saya coba jelaskan semampu saya "...sedekah itu kita ngasih dari yang kita punya untuk orang membutuhkan atau yang kekurangan..." begitu kurang lebih saya jelaskan, dia cuma bilang "... Oooooo ".

Dan pagi harinya ketika saya antar dia ke sekolah, di perjalanan kami lihat ada petugas kebersihan sedang menyapu jalan (biasanya orang Bangladesh), saya bilang ke anak saya "Coba deh kamu sedekahin uangnya buat orang itu", anak saya bilang "Oke Dad". Saya pinggirkan mobil dan saya buka jendela pintu anak saya duduk, dan dia kasih uang 1/2 dinarnya. Dan dia melakukan sedekah pertamanya...Alhamdulillah.

Beberapa hari yang lalu saya berdiskusi dengan istri, saya ingin mulai memberi uang saku mingguan buat anak kedua saya ini sekalian mengajarkan bersedekah rutin dan menabung. Alhamdulillah istri saya setuju. Saya pun bilang sama anak saya "Areta, mulai minggu depan Ayah kasih kamu uang saku 1 dinar untuk satu minggu, tapi kamu harus bagi yaaa... 1/4 buat sedekah, 1/4 buat kamu tabung dan 1/2 buat kamu bila ingin beli roti dll". Wah dia kelihatannya senang tuh, dia bilang "Okeee Daadd..." :)

Nah siang ini hari Sabtu (di sini sabtu adalah hari terakhir weekend - jadi semua kegiatan dimulai hari minggu bukan hari Senin). Besok adalah hari pertama saya akan memberi uang saku. Kami pergi ke mall untuk belanja mingguan, saat ashar kami berpisah - 2 putri saya ikut bundanya untuk sholat di musholla wanita dan saya pergi sholat ashar juga di musholla lelaki.

Sehabis sholat saya liat putri kedua saya memegang 2 lembar uang 1 dinar (jadi total 2 dinar). Lalu dia menghampiri saya cerita, " Dad, tadi pas Gege (panggilan dia di rumah) selesai shalat ada ibu-ibu arab nyamperin, dia tanya...Where are you from? are you from Libanon? Phillipine?... trus Gege jawab... I'm from Indonesia.... eehh trus dia kasih Gege uang 1 Dinar, Gege bilang aja Thank Youu... trus anaknya ibu itu juga samperin Kakak, trus ngasih juga uang 1 Dinar...".

Awalnya saya heran kenapa kok tiba-tiba ada ibu2 kasih uang ke anak saya? Tapi lalu saya ingat sedekah yang anak saya lakukan, saya bilang ke anak saya..."Kamu masih inget ngak sedekah yang kamu kasih? kamu kasih 1/2 dinar kan?" anak saya mengangguk, "sekarang kamu punya uang berapa? 1 dinar kan?"... anak saya tersenyum, "begitulah kalau allah mau kasih, kita nggak tau darimana...tapi allah pasti kasih lebih dari sedekah kamu". Alhamdulillah dia sudah merasakan kebesaran Sang Pencipta.

Dan malam ini saya resmi kasih uang saku mingguan untuk dia dengan rincian 1/4 buat Allah, 1/4 buat ditabung dan 1/2 untuk jajan. Dan saya berpesan pada putri saya, pertama yang dikeluarkan adalah untuk Allah, jadi dia tidak boleh jajan sebelum mengeluarkan sedekahnya dan alhamdulillah dia mengerti.
Alhamdulillah ya Allah telah kau beri kami rizki yang tak ternilai berupa 2 putri yang pintar dan insya allah sholehah.

Demikian sharing saya, semoga ngak kepanjangan :)

Wassalam,
Bayu Adji (BayQ8)
Alwatan TV Kuwait.

3 komentar:

Zora mengatakan...

Subhanallah...
Jadi pengen cepat2 punya anak dan ngajarin sedekah juga sedari kecill.. Semoga diberi kepercayaan sama Allah.. Amiin.. ^_^

dedenzoo mengatakan...

cuma bisa bilang: subhanalllah... :)

Mas Yusuf mengatakan...

Subhanalloh...Allah swt memberi pelajaran kepada kita semua...syukron

Posting Komentar